MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Jumat, 28 Oktober 2011

ARTI PENTINGNYA KUNJUNGAN

Oleh: Pdt. Herianus Telaumbanua, S.Th

   "Kita melayani Allah dengan melayani orang lain". Kalimat ini telah di dahului oleh kehadiran Allah dalam Yesus Kristus untuk melayani Allah dengan melayani orang lain. Setuju atau tidak satu gagasan tentang sikap dan penilaian Allah sesungguhnya terletak dimana Allah menentukan kebesaran kita melayani berdasarkan banyaknya orang lain yang kita layani dan bukan berdasarkan banyaknya orang yang melayani kita.
    Salah satu cara untuk memenuhi standart diatas adalah tindakan yang berupa inisiatif dari kita sendiri untuk melayani Allah. Tentu kita bertanyak dengan cara apa?. Hal yang sangat gampang untuk diungkapakan namun perlu untuk pengorbanan waktu dan tenaga didalamnya. Perkunjungan adalah salah satu cara yang sangat baik dalam melayani Allah. Perkunjunagan dalam dunia pelayanan gerejawi terhadap sesama adalah hal yang sangat penting.         Dalam perkunjungan dipahami secara umum adalah untuk mempererat tali ikatan kekeluargaan sesama manusia. Agaknya arti ini akan "kabur" atau tidak jelas jika hanya sebatas tulisan. Dalam arti yang lebih baik perkunjungan memiliki nilai yang yakni sebuah pelayanan. 

    Ada banyak masalah dan pergumulan yang kita hadapi. Secara manusia rasanya tak sanggup untuk menghadapinya. Beragam pengalaman pribadi yang kita baca dalam Alkitab, kesaksian orang kristen dalam iman, penyakit, masalah kecil-besar dan lain-lain pada akhirnya mereka lewati. pertanyaannya adalah kenapa mereka bisa melewatinya?. untuk menjawab ini tidaklah lepas dari topangan Tuhan dan orang-orang yang ada bersama dengan mereka. Dalam perkunjungan dampak yang sangat berpengaruh dalam hidup orang lain yakni karena akan merasa ada yang memperhatikan dan tidak merasa sendiri dalam masalah.
    Seorang pemuda yang stres menghadapi hidup telah mempersiapkan seuntai tali untuk mengakhiri hidupnya tidak jadi bunuh diri karna seorang yang rohani datang untuk berkunjung ke kos dimana ia tinggal dan karena tidak bertemu beberapa minggu pada akhirnya memilki kekuatan dan kelegaan dalam masalah yang ia hadapi
    Yakobus 1:27 mengungkapkan bahwa ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadpan Allah, Bapa kita ialah "mengunjungi..." dalam hal ini orang-orang yang bermasalah dan sedang bergumul dalam hidupnya.
    Tidak sedikit orang kristen memberikan komentar tentang perkunjungan bahwa perkunjungan adalah hanya tugas pendeta, gembala atau majelis. Hal ini keliru. Keterpanggilan kita melayani Allah adalah kerelaan kita untuk melayani Dia dengan sungguh-sungguh. Setiap kita dipanggil dalam zona untuk bersama-sama saling menopang, menguatkan iman satu dengan yang lain.
    Suatu ketika seseorang harus menjadi pendengar setia dan bersedia untuk mendengar keluhan orang lain. Dewasa ini kecendrungan yang sering salah dalam perkunjungan adalah kita yang rohani banyak berbicara dibanding orang yang bermasalah akhirnya yang punya masalah tidak menemukan jalan keluar dalam masalah yang dia hadapi. Fungsi perkunjungan yang efektif akan berhasil jika kita yang berkunjung memiliki hati yang menunjukan "empati" kepada yang yang kita kunjungi.
    Jika kita ingin melayani Tuhan dengan cara melayani sesama dengan satu kegiatan perkunjungan maka kita sudah menjadi berkat dalam hidup sesama kita.
    Kapan kita terakhir mengadakan perkujungan kapada teman, sahabat, sesama kristen untuk saling menguatkan dalam iman? Perkunjungan adalah tugas kita bersama maka marilah kita melanjutkan kasih Allah terhadap sesama melalui perkunjungan. Amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih untuk Komentar Anda yang membangun, Semoga menjadi berkat bagi kita semua... Amin. GBU