MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Sabtu, 21 Juli 2012

Puasa Yang Berkenan

Arti kata Puasa : Berpantang Makan dan Minum .

Puji Tuhan..! Mari kita sama2 selidiki Firman Tuhan, apa makna, tujuan atau inti dari Puasa yg benar sesuai dengan kehendak Tuhan.

Puasa yang hanya ikut2an tidak akan membawa hasil yang kita harapkan, maka mari berpuasalah sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
Makna dari Puasa yang sebenarnya adalah:

1. Merendahkan diri, Mengaku dosa dan Bertobat
Nehemia 9 :1 – 3
Kalau kita membaca Nehemia pasal 9 seluruhnya kita dapati bahwa bangsa Israel dalam kesesakan besar karena dosa dan kesalahan2 mereka. Mereka memberontak dan mendurhaka kepada Tuhan sehingga mereka dibinasakan Tuhan dan masuk dalam kesusahan besar. Pada saat itulah mereka sadar akan dosa2 mereka dan mereka smua berpuasa, berkabung, berdoa merendahkan diri dan mengaku dosa dihadapan Tuhan bahkan kesalahan nenek moyang mereka.
Pengakuan mereka yang sungguh2 jujur dan terbuka dihadapan Tuhan,membuat hati Tuhan berbelas kasihan dan berbalik menolong mereka.
Ini adalah awal dari cara berpuasa yang benar di hadapan Tuhan. Cara berpuasa yg benar membuat apa yg menjadi tujuan kita berpuasa pasti terjawab, Yaitu lebih dulu mengaku dosa dan mau bertobat. Kalau kita puasa dgn berbagai macam permintaan kepada Tuhan tanpa lebih dahulu merendahkan diri, mengaku dosa dan bertobat , maka seringkali yg didapati adalah: tidak mendapat apa2 walaupun puasa sampai berbulan-bulan.
Yoel 2 :12 –14. Bangsa Israel bangsa yg tegar tengkuk. Jatuh bangun dalam dosa yg menimbulkan sakit hati Tuhan sehingga Tuhan murka. Tetapi Tuhan berfirman kepada mereka supaya mereka bertobat dgn segenap hati dan dengan puasa yg kudus.
Dalam berpuasa kita harus adakan waktu untuk Berdoa. Berpuasa tanpa Doa adalah Diet.
Puasa dgn cara inilah maka KUASA TUHAN dinyatakan, KASIH TUHAN dicurahkan sehingga TUJUAN PUASA tercapai.

2. Melepaskan diri dari Belenggu2 Dosa
Tuhan tidak melihat cara berpuasa secara lahiriah namun yang Tuhan perhatikan adalah HATI. Puasa yg tidak ada pertobatan dan tetap hidup dalam ikatan2 dosa, itu tidak mendapat berkat apa2 dari Tuhan. Misalnya: masih ada ikatan roh kesombongan, perzinahan, pemarah, kurang penguasaan diri dsb.
Yesaya 58 : 4 – 7
Penting untuk mengambil waktu berpuasa untuk pertobatan pribadi.
Kita pelajari kitab Yesaya 58 seluruhnya, maka ada suatu rahasia besar dari cara berpuasa yang benar.
Firman Tuhan berkata:”Suara kita tidak didengar ditempat tinggi” kalau kita berpuasa tidak bertobat. Artinya Tuhan menghendaki berpuasa yang : membuka belenggu kelaliman, melepaskan tali2 kuk, kelepasan atas segala roh yg masih mengikat kita (kebencian, amarah, dendam, pembenaran diri sendiri, kutuk2 yg mengikat, sesuatu yg tidak kudus, niat jahat, berpikir secara duniawi, tidak ada kasih kepada sesama dll). Semuanya perlu pertobatan yg sungguh2 kepada Tuhan saat berpuasa supaya kita bertumbuh subur dalam kerohanian dan karakter kita di ubahkan Tuhan dgn luar biasa dan hidup kita dipulihkan.
Tuhan katakan kalau saudaramu yg ada didepan matamu tidak engkau kasihi, bagaimana engkau dapat mengasihi Tuhan yang tidak kelihatan. Dan bagaimana kasih Tuhan dapat turun kepada  kita.
Dan bila kita sudah bertobat dan dibebaskan mintalah kepada Tuhan apa yang menjadi keinginan hati kita, dan Yakinlah Tuhan pasti menjawab kita dan kita akn menerima berkat Tuhan yang BERLIMPAH ….YESAYA 58 : 8 – 12

3. Menyalibkan Kedagingan, Mengendalikan Nafsu
Galatia 5 : 24
Berpuasa, kita belajar menyalibkan daging dgn segala hawa nafsu dan keinginannya. Belajar menahan diri dari sesuatu keinginan / hobby yang berlebihan dalam daging kita, Belajar penguasaan diri, Belajar taat melakukan perintah Tuhan.
Menyalibkan kedagingan kita memang sakit tetapi buahnya kelak manis .

4. Merendahkan diri Dan Menaikkan Permohonan
Permohonan dengan tujuan jelas
EZRA 8 : 21 – 23
Sikap yang benar yang dipimpin Ezra kepada orang2 Israel waktu mereka berpuasa.
Puasa yang dipimpin Ezra adalah puasa yang mempunyai kuasa yang besar.
Jika smua petunjuk yg diberikan kepada kita untuk melakukan puasa yang benar maka kita tetap percaya apa yang menjadi Tujuan dari puasa kita BERHASIL
Doa yang dilakukan pada waktu sedang berpuasa mempunyai kuasa yang dahsyat, sanggup mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kalau kita rindu mendapat sesuatu yang kita inginkan maka ada harga yang harus kita bayar yaitu berpuasa yang benar dengan cara yang berkenan di hati Tuhan.
Dan yang terakhir adalah DOA Pengucapan Syukur bahwa apa yang telah di doakan selama puasa , Kita percaya Pasti Tuhan Jawab.
Puasa dengan Permohonan yg Jelas, Tujuan yang Jelas dan dilakukan bersama-sama, sangat Positif Hasilnya. Seperti puasa Penduduk Niniwe, Puasa Ester dll.
Semua Puasa ini mempunyai Tujuan yang Jelas dan Hasilnya sangat NYATA.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih untuk Komentar Anda yang membangun, Semoga menjadi berkat bagi kita semua... Amin. GBU